Bimbingan Teknis (Bimtek) Promosi Destinasi Wisata Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi (Tik)

PENDAHULUAN

Perkembangan industri pariwisata saat ini dipercepat oleh proses globalisasi dunia sehingga menyebabkan terjadinya interkoneksi antar bidang, antar bangsa, dan antar individu yang hidup di berbagai dunia. Perkembangan teknologi informasiikut mempercepat dinamika globalisasi dunia, termasuk juga didalamnya perkembangan dunia hiburan, rekreasi dan pariwisata. WTO (2001) mencatat bahwa penggunaan internet telah menjadi media utama dalam mencari informasi tentang destinasi pariwisata yang akan dikunjungi oleh calon wisatawan dan diperkirakan 95% wisatawan mendapatkan informasi melalui internet, dan pertumbuhan penggunaan internet terus bertambah hingga 300% pada lima tahun kedepan seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi. Fakta lain mencatat bahwa diperkirakan 80% dari wisatawan yang berkunjung ke destinasi – destinasi di Indonesia berasal dari negara-negara maju yang telah terbiasa menggunakan internet sebagai sumber informasi dalam mengambil keputusan perjalanan wisatanya.
Perubahan pola wisata ini perlu segera disikapi dengan berbagai strategi pengembangan produk pariwisata maupun promosi baik disisi pemerintah maupun swasta. Dari sisi pemerintahan perlu dilakukan perubahan skala prioritas kebijakan sehingga peran sebagai fasilitator dapat dioptimalkan untuk mengantisipasi hal ini. Disisi lain ada porsi kegiatan yang harus disiapkan dan dilaksanakan oleh swasta yang lebih mempunyai sense of business karena memang sifat kegiatannya berorientasi bisnis. Sejak diberlakukannya Undang-gundang No.22 tahun 1999 tentang Pemerintahan  daerah maka pemerintah daerah memiliki porsi wewenang untuk mengembangkan pariwisata daerah. Secara sederhana pembagian upaya promosi misalnya akan dapat ditempuh langkah-langkah dimana untuk pemerintah pusat melakukan countryimage promotion, daerah melakukan destination promotion sesuai dengan keunggulan daerah masing-masing, sedangkan industri atau swasta melakukan product promotion masing-masing pelaku industri.

TUJUAN
1.    Memaparkan Informasi terkini tentang solusi akan masalah pengelolan wisata daerah.
2.    Memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang Metode dan Konsep pemasaran destinasi wisata berbasis TIK.

MATERI

1.    Realita pengembangan destinasi wisata daerah.
2.    Pemasaran Destinasi Wisata beserta permasalahannya.
3.    Metode dan Konsep pemasaran destinasi wisata berbasis TIK. (2 Sesi)
4.    Simulasi Website Produk Wisata.

PEMBICARA

1.    Team Dinas Pariwisata Propinsi DIY.
2.    Praktisi dan Konsultan TIK.
3.    Akademisi Pariwisata.

PESERTA

1.    Kepala Dinas Pariwisata Propinsi/Kota/Kabupaten.
2.    Kepala Bidang/Sub. Bidang Destinasi wisata Dinas Pariwisata Propinsi/Kota/Kabupaten.
3.    Kepala Bidang/Sub. Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Propinsi/Kota/Kabupaten.

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Alternatif Waktu :

  • 22-23 Oktober 2019
  • 6-7 November 2019
  • 3-4 Desember 2019
  • 8-9 Januari 2020
  • 11-12 Februari 2020
  • 16-17 Maret 2020
  • 21-22 April 2020
  • 19-20 Mei 2020
  • 9-10 Juni 2020
  • 14-15 Juli 2020
  • 24-26 Agustus 2020
  • 21-23 September 2020
  • 19-21 Oktober 2020
  • 16-18 November 2020
  • 14-16 Desember 2020

Alternatif Tempat :

  • Hotel Pesonna Malioboro Yogyakarta
  • Hotel Jentra Dagen Malioboro Yogyakarta

BIAYA KEGIATAN

Private Training

Rp. 8.500.000,- /peserta * Non Residential

Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta

Fasilitas : Lunch & Coffe Break,Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

Regular Training

Rp. 6.000.000,- /peserta * Non Residential

Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta

Fasilitas : Lunch & Coffe Break,Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

In House Training

Paket A : Rp. 4.500.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta 10-15 orang

Paket B : Rp. 4.000.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta 16-20 orang

Paket C : Rp. 3.500.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta lebih dari 21 orang

Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta,biaya transportasi,akomodasi, instruktur, staff dokumentasi, coffe break dan konsumsi selama kegiatan berlangsung.

Fasilitas : Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

jenis training

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someonePrint this pagePin on PinterestShare on Tumblr

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*