BIMBINGAN TEKNIS (BIMTEK)  MANAJEMEN STARTEGI PERLINDUNGAN DAN PENGEMBANGAN PASAR TRADISIONAL

PENDAHULUAN
Survey AC Nielsen pada tahun 2009 menyebutkan bahwa 93% konsumen sudah menjadikan kegiatan belanja sebagai salah satu mode rekreasi mereka. Model yang mereka cari adalah tempat yang memberi keleluasaan untuk berbelanja semua kebutuhan mereka (one stop shopping). Kondisi ini tentu akan semakin meminggirkan peran pedagang pasar kalamana tidak ada perlindungan dan model pengembangan pasar tradisional yang tepat ke depan.

Regulasi yang sudah ada yaitu Perpres 112 tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Modern maupun Permendag yang mengatur pedomannya kiranya belum cukup melindungi pasar tradisional. Lebih-lebih belum tersedia arahan dan model yang dapat dicontoh untuk mengembangkannya. Sementara UU Perdagangan yang baru terbit juga banyak dikritik akibat kecenderungannya dalam mendorong liberalisasi pasar sehingga berdampak pada makin tergesernya peranan pasar tradisional.

Oleh karenanya, pada level pemerintah daerah atau manajemen di tingkat pasar tradisional perlu mempersiapkan diri agar pangsa pasar tradisional tidak makin tergerus dan berdampak negative pada kesejahteraan pedagang maupun produsen local.

TUJUAN
1.   Memperluas wawasan dan kemampuan peserta dalam memahami kondisi dan permasalahan mutakhir tentang pasar tradisional di Indonesia

2.   Meningkatkan wawasan dan kemampuan peserta dalam merumuskan strategi dan kebijakan perlindungan kepada pelaku pasar tradisional
3.  Meningkatkan wawasan dan keahlian peserta dalam merumuskan strategi kebijakan pengembangan pasar tradisional.
4.   Meningkatkan wawasan dan keahlian peserta dalam mengembangkan model-model pemberdayaan pasar tradisional.

KATAGORI PESERTA
1.    Kepala Dinas/Kantor Pengelola Pasar
2.    Kepala Dinas Perdagangan dan Industri dan sub bidang terkait
3. Kepada Bidang terkait pada Dinas/Kantor Pengelola Pasar dan Dinas Perdagangan dan industry dan sub bidang terkait
4.   Kepala Dinas Koperasi dan Pemberdayaan UMKM

MATERI
1.    Gambaran tentang sector perdagangan dan peranan pasar tradisional dalam perekonomian daerah
2.   Permasalahan dan tantangan/peluang dalam pengembangan pasar tradisional
3.    Strategi perlindungan dan pengembangan pasar tradisional
4.    Strategi revitalisasi pasar tradisional
5.     Inisiasi Sekolah Pasar sebagai solusi pengembangan pasar tradisional

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Alternatif Waktu Kegiatan :

  • 20-22  Januari 2020
  • 17 -19 Februari 2020
  • 16-18 Maret 2020
  • 20-22 April 2020
  • 11-13 Mei 2020
  • 22-24 Juni 2020
  • 20-22 Juli 2020
  • 24-26 Agustus 2020
  • 21-23 September 2020
  • 19-21 Oktober 2020
  • 23-25 November 2020
  • 14-16 Desember 2020

Alternatif Tempat Kegiatan :

  1. Hotel Pesonna Malioboro Yogyakarta
  2. Hotel Jentra Dagen Malioboro Yogyakarta

BIAYA KEGIATAN

Private Training

  • 8.500.000,- /peserta * Non Residential
  • Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta
  • Fasilitas : Meeting Room, Lunch & Coffe Break, Dokumentasi, Modul Materi, Sertifikat dan Training Kit.

Regular Training

  • 6.500.000,- /peserta * Non Residential
  • Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta
  • Fasilitas : Meeting Room, Lunch & Coffe Break, Dokumentasi, Modul Materi, Sertifikat dan Training Kit.

In House Training

  • Paket A : Rp. 4.500.000,- /peserta * Non Residential jika jumlah peserta 10-15 orang dari 1 perusahaan/instansi
  • Paket B : 4.000.000,- /peserta * Non Residential jika jumlah peserta 16-20 orang dari 1 perusahaan/instansi
  • Paket C : 3.500.000,- /peserta * Non Residential jika jumlah peserta lebih dari 21 orang dari 1 perusahaan/instansi
  • Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta,biaya transportasi,akomodasi, instruktur, staff dokumentasi, coffe break dan konsumsi selama kegiatan berlangsung.
  • Fasilitas : Dokumentasi, Modul Materi, Sertifikat dan Training Kit.
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someonePrint this pagePin on PinterestShare on Tumblr

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*